(a) Negara Asal Vs. Luar negeri:

Keputusan ini berkaitan dengan keputusan apakah toko yang diusulkan harus didirikan di dalam negeri atau di luar negeri. Saat ini, untuk memanfaatkan beberapa input dengan harga rendah seperti tenaga kerja murah, barang murah, pajak lebih sedikit, dll., Perusahaan India telah mulai menjelajah ke negara lain untuk ritel, pemasaran, akuisisi, dan bahkan penelitian dan pengembangan. Ada daftar panjang unit ritel India di luar negeri, namun sebagian besar toko berurusan dengan makanan, rempah-rempah, jus, dan acar India.

Oleh karena itu, jika manajemen telah mengambil keputusan untuk mendirikan toko ritelnya di luar negeri, langkah paling awal adalah memutuskan negara tertentu. Hal ini penting karena, karena LPG (liberalisasi, privatisasi, dan globalisasi) bergerak secara global, setiap negara di dunia sangat ingin menginvestasikan modal asing dengan penawaran yang unik.

Faktor-faktor berikut harus dipertimbangkan saat memutuskan nama suatu negara. Terutama ini adalah:

i. faktor politik seperti kebijakan politik & stabilitas politik

  1. hambatan perdagangan

aku ii. sinergi

  1. skala ekonomi
  2. peraturan
  3. kompetisi internasional
  4. insentif jika ada

(b) Pemilihan Wilayah:

Umumnya, setiap negara dibagi menjadi beberapa negara bagian berdasarkan arah (timur, utara, selatan, dan barat) atau batas politik. Oleh karena itu, setelah memilih negara, langkah kedua adalah menentukan salah satu wilayah tersebut berdasarkan keunggulan biaya komparatif yang tersedia dari wilayah yang memungkinkan.

Seperti India memiliki 28 negara bagian dan 7 wilayah persatuan. Di mana mendirikan toko bukanlah tugas yang mudah. Oleh karena itu, disarankan untuk menganalisis secara kritis setiap negara bagian atau mempelajari negara di bawah empat divisi utamanya, yaitu. Utara, Selatan, Barat dan Timur. Jika pengecer ingin mengatur untuk berbicara di Wilayah Utara, maka memilih komunitas tertentu, yaitu, Haryana, Punjab, Delhi, Rajasthan, UP, Uttaranchal dan Himachal Pradesh, adalah keputusannya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan tersebut adalah:

i. Ketersediaan barang dagangan

  1. Kedekatan dengan pasar

aku ii. Fasilitas infrastruktur

  1. Fasilitas transportasi

v.Kondisi iklim

  1. Kebijakan pemerintah
  2. Subsidi dan pembebasan pajak penjualan

(c) Pemilihan Lokalitas/Komunitas:

Setelah memilih wilayah, langkah ketiga dalam lokasi toko adalah memilih lokalitas atau komunitas tertentu di dalam wilayah yang dipilih. Artinya mengambil keputusan mengenai:

(a) Daerah perkotaan

(b) Daerah pedesaan dan

(c) Daerah pinggiran kota

Pemilihan lokalitas di wilayah tertentu ditentukan oleh faktor-faktor berikut:

i. Buruh dan upah

  1. Fasilitas masyarakat

aku ii. Sikap masyarakat

  1. Fasilitas perbankan
  2. Keberadaan toko pendukung
  3. Pajak lokal dan pembatasan
  4. Persediaan air

viii. Faktor pribadi dan emosional

  1. Masalah sejarah dan arus lalu lintas

(d) Pemilihan Toko yang Tepat:

Pemilihan toko yang tepat di lokasi yang dipilih adalah langkah terakhir dalam keputusan lokasi toko.

Saat memilih toko tertentu, umumnya pengecer mengambil keputusan mengenai fasilitas berikut:

i. Ketersediaan dana

  1. Biaya pengembangan lahan

aku ii. Potensi fleksibilitas

  1. Fasilitas transportasi
  2. Undang-undang/peraturan setempat
  3. Pajak daerah, air dan fasilitas proteksi kebakaran
  4. Sarana komunikasi

viii. Pandangan masyarakat setempat

  1. Fasilitas parkir
  2. Penyediaan pembuangan limbah dan
  3. Pajak properti
Analisis Risiko

Analisis Risiko

Definisi Analisis Risiko Analisis risiko adalah prosedur menganalisis dan mengenali segala jenis risiko yang dapat berdampak negatif terhadap tujuan bisnis utama atau proyek penting apa pun yang akan terjadi dalam suatu organisasi dalam…

Read more