7 Langkah Terlibat dalam Menulis Rencana Bisnis!

Seperti proyek lainnya, menulis rencana bisnis harus direncanakan dengan hati-hati dan dilaksanakan secara sistematis.

Sumber Gambar : lerablog.org/wp-content/uploads/2013/05/business-plan.jpg

Ini akan meningkatkan kualitas rencana bisnis akhir dan juga akan membuat semuanya berjalan lancar.

1. Tentukan Tujuan:

Rencana bisnis akan mencapai tujuannya dengan lebih baik jika tujuannya dijabarkan sejak awal. Mungkin ada banyak tujuan dalam menulis rencana bisnis. Misalnya, pengusaha mungkin berencana menggunakan rencana bisnis untuk mengamankan keuangan bank serta menarik perusahaan besar sebagai mitra strategis. Tidak apa-apa untuk memiliki banyak tujuan, tetapi beberapa penyesuaian harus dilakukan sebelum menempatkannya di depan audiens yang berbeda.

2. Kumpulkan Informasi:

Segala macam informasi tentang bisnis dan industri harus dikumpulkan. Cantumkan semua informasi yang sudah Anda miliki, cari tahu celah utama dalam informasi, dan pergilah ke sana untuk mendapatkan lebih banyak informasi. Jangan menilai kualitas informasi ini; kumpulkan saja. Pada titik ini, semakin banyak Anda dapat menemukan semakin baik.

3. Tuliskan Hal:

Setelah informasi yang cukup dikumpulkan, Anda dapat merencanakan untuk memulai penulisan yang sebenarnya. Pikirkan struktur kasar yang sesuai untuk rencana bisnis dan mulailah menulis. Penting untuk mencatat hal-hal di atas kertas tanpa terlalu memperhatikan urutan dan tata bahasa. Lakukan pendekatan seperti sesi brainstorming. Jangan mengkritik upaya Anda. Pastikan Anda cukup menuangkan pemikiran di atas kertas.

4. Siapkan Rancangan Kasar:

Sekarang saatnya untuk membentuk rencana bisnis Anda dan membuatnya konkret. Perbaiki kesalahan tata bahasa dan pisahkan catatan tertulis menjadi bagian-bagian yang bermakna. Bandingkan tulisan Anda dengan garis besar yang Anda inginkan dan buat perubahan yang diperlukan. Saat pekerjaan Anda berkembang, Anda perlu membuat catatan tentang apa lagi yang perlu ditambahkan. Untuk beberapa topik, diperlukan lebih banyak informasi. Pada tahap proses penulisan ini, Anda akan memutuskan tingkat detail yang diperlukan untuk disertakan dalam rencana bisnis.

5. Lakukan Analisis Keuangan:

Angka-angka akan terus menjadi penting. Setelah semua perkiraan biaya dan pendapatan telah tercapai, laporan keuangan pro-forma harus disusun. Itu akan mengarah pada penyusunan analisis sensitivitas, perhitungan ROI, analisis titik impas, dan jatah keuangan lainnya. Angka-angka harus realistis dan konsisten.

6. Selesaikan Rencana:

Menyelesaikan rencana bisnis tentu merupakan pekerjaan yang berat. Bahasa dan ejaan harus diperiksa, angka harus diteliti dan pemformatan harus diselesaikan. Bahkan kesalahan kecil pun bisa meninggalkan kesan yang sangat buruk. Rencana bisnis tidak boleh berornamen tetapi harus terlihat profesional. Tetapkan tenggat waktu untuk menyelesaikannya dan patuhi tenggat waktu tersebut. Salah satu cara yang baik untuk menegakkan tenggat waktu adalah dengan memberi tahu beberapa orang bahwa Anda akan menunjukkan rencana bisnis kepada mereka pada tanggal tertentu. Sekarang akan sulit bagi Anda untuk mengabaikan tenggat waktu.

7. Dapatkan Rencana Ditinjau:

Jangan meninjau sendiri rencana bisnis Anda. Minta orang lain untuk melakukannya. Bisa jadi anggota keluarga, teman, atau kenalan profesional. Bahkan lebih baik jika Anda bisa mendapatkan sejumlah orang untuk melakukannya.

Setelah mendapatkan komentar tentang rencana Anda, Anda harus memasukkan hanya saran yang menurut Anda meyakinkan. Bagaimanapun, ini adalah rencana bisnis Anda.

Pajak Penghasilan vs Pajak Gaji

Pajak Penghasilan vs Pajak Gaji

Perbedaan Antara Pajak Penghasilan dan Pajak Gaji Pajak penghasilan adalah pajak yang dikenakan oleh pejabat pemerintah atas penghasilan bersih yang diperoleh orang pribadi atau badan usaha yang bersifat progresif dimana orang yang memperoleh…

Read more